jnews dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/banx3725/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131jnews dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/banx3725/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
BANYUMAS UPDATE.COM – Dieng adalah sebuah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah yang wilayahnya berupa pegunungan dengan perbukitan yang sangat luas diketinggian 2.093 mdpl, dimana tahun 2023 ini menjadi tahun fenemonal karena sering turun embun es dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Turunnya embun es di tahun 2023 ini sepertinya agak kurang lazim, karena biasanya embun es turun saat musim kemarau tiba yaitu sekitar bulan Juli hingga september, tapi di awal tahun ini tepatnya hari Senin(13/3/23) embun es sudah mulai turun di Dieng dengan suhu udara yang mencapai minus 5 derajat celcius.
Berdasarkan keterangan dari BMKG, suhu udara dingin memang menjadi proses alam yang normal terjadi pada puncak musim kemarau (Juli hingga September), dan biasanya pada siang hari cuaca cerah, malam harinya udara sangat dingin, dan langit cerah penuh bintang.
Kemunculan embun es di Dieng atau sering disebut oleh warga sekitar sebagai ‘embun upas’ ini adalah kali pertama di tahun 2023 dan tentu saja mempunyai daya tarik tersendiri terutama wisatawan yang sudah lama merasa penasaran dan ingin melihat fenomena langka yang tidak ada di daerahnya.
Fenomena embun es turun di Dieng sebenarnya sudah cukup lama yang menurut beberapa warga Dieng karena saat itu masih jarang terjadi sehingga hanya yang tidak sengaja sempat menyaksikan embun es turun di pagi hari dan itu hanya menjadi informasi dari mulut ke mulut.
Berikut ini adalah rangkuman kejadian turun embun es di Dieng dari tahun ke tahun yang dirangkum dari berbagai sumber yaitu tahun 2017 turun embu es pada 1 Agustus, 1 dan 2 September, 2018 turun embun es pada 6, 7, 26, 27, 28 Juli, 2019 turun embun es pada 17, 19 Juni, 2020 turun embun es pada 24, 25, 26 juli,
2021 turun embun es pada 10 Mei dan 7 Juli, 2022 turun embun es pada 4 Januari, 30 Juni, 25 Juli, 26 Juli, sedangkan tahun 2023 menjadi fenomenal karena pada tahun ini paling sering turun embun es khususnya di kompleks Taman Candi Arjuna dan Candi Setyaki
Turun embun es di tahun 2023 diawali tanggal 13 Maret 2023 dengan suhu minus 2 derajad celcius, kemudian hari Kamis 20 Juli dengan suhu minus 2, Rabu 26, 27, 28, 29, 30, 31 Juli dengan suhu minus 3,5 – 5 derarajat celcius.
Di bulan Agustus juga turun enbun es pada hari senin 14 Agustus dengan suhu minus 2 derajat celcius mulai pukul 05.30 – 07.00, berikutnya 20 Agustus dengan suhu 0 derajat celcius, meski tidak sampai minus tapi embun tetap membeku.
Sampailah pada peristiwa turunnya embun es yang ke-30 pada hari Ahad 27 Agustus, selanjutnya berturut-turut tanggal 28, 29, 30, 31 Agustus, 1 dan 2 september 2023. Menurut Aryadi Darwanto yang merupakan pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara bahwa tanggal turunnya embun es pada 1 September adalah yang ke-36 selama tahun 2023, dikutip dari akun Instagram @Aryadi darwanto.
Sahabat diseluruh penjuru Indonesia, bagi yang masih penasaran turunnya embun es di Dieng, jangan lupa akhir pekan jalan-jalan ke Dieng, hunting esss, siapa tahu embun es masih turun sampai akhir September ini. Tapi menurut salah satu warga Dieng, Etik Rahayu yang sempat dihubungi tadi siang bahwa beberapa hari ini cuaca disana sering mendung sepertinya tanda-tanda hujan mulai akan segera turun khususnya di pegunungan Dieng.

Di pegunungan Dieng udaranya dingin, curah hujan cukup tinggi dan sering berkabut sehingga apabila berkunjung kesana, sebaiknya bawa perlengkapan seperti jaket, jas hujan, atau payung juga bekal. Selamat datang dan nikmati pesona alamnya yang indah di obyek wisata pegunungan Dieng Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.***
Siti Bariroh
]]>

BANYUMAS UPDATE.COM – Kawah Candradimuka merupakan salah satu kawah yang berada di wilayah desa Pekasiran, kecamatan Batur, kabupaten Banjarnegara di pegunungan Dieng.
Meski akses menuju Kawah Candradimuka cukup jauh, namun kawah yang masih aktif ini termasuk destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Letaknya berada di lembah atau dibawah bukit dengan di kelilingi pesona alam dengan hamparan tanaman sayur-mayur, menjadi pesona tersendiri bagi Kawah Candradimuka.
Daun-daun menghijau, udara dingin dan sejuk terasa menambah indahnya suasana. Rasanya ingin berlama-lama menikmati keindahanannya.
Panorama alamnya menyajikan spot untuk aktivitas hunting foto yang kece dengan latar belakang kawah. Bisa dengan menuruni tangga mendekati kawah, bisa juga menaiki tangga ke gardu pandang.
Demi untuk menjaga kesehatan apabila berlunjung ke obyek wisata ini jangan lupa selalu mengenakan masker.
Akses untuk menuju kesana bisa di lalui dengan kendaraan roda dua maupun empat. Meeskipun akses jalan cukup bagus namun tetap perlu hati-hati karena jalanan berkelak-kelok dan rawan longsor.
Bagi Anda yang suka berpetualang, malah lebih asik lho dengan berjalan kaki sambil menikmati pesona alam di sekelilingnya selama perjalanan..
Apabila Anda ingin jalan-jalan kesana bisa melewati beberapa jalan alternatif di bawah ini:
Dari arah Wonosobo,
1). Wonosobo – Garung – Kejajar – Dieng. Dari Dieng ke arah barat menuju simpangan. Jalan lurus melewati desa Kepakisan – desa Pekasiran.
2). Dari pertigaan Pekasiran belok kanan ke arah Kawah Candradimuka. Jarak tempuh sekitar 1 KM.
Dari Banjarnegara,
1). Dari alun-alun ke arah utara (Gayam) lurus jurusan Karangkobar/ Kalibening. Rutenya: Banjarmangu – Kalilunjar – Karangkobar – Wanayasa
2). Dari pettigaan Wanayasa belok kanan menuju Batur
3).Dari perempatan Batur/pasar lurus ke arah timur melewati desa Sumberejo – desa Pasurenan trus belok kiri ke arah Pekasiran.
4). Sampai pertigaan desa Pekasiran belok kiri lurus ke arah Kawah Candradimuka sekitar 1KM
5).Dari Kawah Candradimuka lurus ke utara. Sampai pertigaan belok kiri ke arah Telaga Sdringo sekitar 200 M.
Di pegunungan Dieng udaranya cukup dingin dan curah hujannya pun cukup tinggi, sehingga apabila Anda berkunjung kesana, sebaiknya bawa perlengkapan seperti jaket, mantel atau payung.
Dan tak kalah penting membawa makanan/ minuman karena disana jauh dari warung. Karena udaranya dingin, tentu cepat lapar hehe.
Selamat datang dan nikmati pesona alamnya yang indah di obyek-obyek wisata pegunungan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.***
Siti Bariroh
]]>Telaga ini berada di atas perbukitan yang di kelilingi Cagar alam milik Perhutani. Kondisi alam berbukit-bukit dengan hamparan sayuran yang menghijau, menghipnotis wisatawan yang punya jiwa berpetualang merasakan pesona alam yang begitu indah.
Bila musim hujan tiba, biasanya air telaga penuh dan tumbuhan di sekitarnya berwarna-warni. Membuat betah untuk berlama-lama di sana. Suasana seperti ini sering dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk memancing. Cuaca pun sering tidak terduga. Tiba-tiba saja turun berkabut dan hujan.

Untuk menuju kesana bisa di lalui dengan kendaraan roda dua maupun empat namun perlu hati-hati karena jalanan rusak dan berbatu. Bagi Anda yang suka berpetualang, malah lebih asik lho dengan berjalan kaki sambil menikmati pesona alam di sekelilingnya selama perjalanan.
Di siang hari bisa menikmati panorama indah. Rumput tebal yang menghijau dengan bukit-bukit di sekelilingnya. Sore hari nisa menikmati sunset dan malam hari dengan berkemah di pinggiran telaga.
Apabila Anda ingin jalan-jalan kesana bisa melewati beberapa jalan alternatif di bawah ini: Dari arah Wonosobo: a). Wonosobo – Garung – Kejajar – Dieng. b). Dari Dieng ke arah barat menuju simpangan. Jalan lurus melewati desa Kepakisan – desa Pekasiran. c). Dari pertigaan Pekasiran belok kanan ke arah Kawah Candradimuka. Jarak tempuh kesana sekitar 1 KM. d). Setelah sampai kawah Candradimuka, jalan lurus. Setelah sampai di pertigaan belok kiri sekitar 200 M sampailah di Telaga Sdringo. Dari Banjarnegara: a). Dari alun-alun ke arah utara (Gayam) lurus jurusan Karangkobar/ Kalibening. Rutenya: Banjarmangu – Kalilunjar – Karangkobar – Wanayasa. b). Dari pettigaan Wanayasa belok kanan menuju Batur. c). Dari perempatan Batur/pasar lurus ke arah timur melewati desa Sumberejo – desa Pasurenan trus belok kiri ke arah Pekasiran. d). Sampai pertigaan desa Pekasiran belok kiri lurus ke arah Kawah Candradimuka sekitar 1 KM. e). Dari Kawah Candradimuka lurus ke utara. Sampai pertigaan belok kiri ke arah Telaga Sdringo sekitar 200 M.
Di pegunungan Dieng udaranya cukup dingin dan curah hujannya pun cukup tinggi, Sehingga apabila Anda berkunjung kesana, sebaiknya bawa perlengkapan seperti jaket, jas hujan atau payung dan juga bekal.
Selamat datang dan nikmati pesona alamnya yang indah di obyek-obyek wisata pegunungan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.***
(Siti Bariroh)
]]>