jnews dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/banx3725/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131jnews dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/banx3725/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
BANYUMAS UPDATE.COM – Dalam upaya membudidayakan hidup bersih dan sehat yang kini dirasakan semakin penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sejak usia dini, diselenggarakan Lomba Cerdas Cermat(LCC) Doktter Kecil dan Kader Kesehatan Remaja(KKR) Tingkat Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.
Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil untuk SD/MI dan Kader Kesehatan remaja untuk SMP/MTs ini terselenggara atas kerjasama pemerintah Kecamatan Purwanegara melalui Korwilcam Dikpora dengan Puskesmas Purwanegara 1 dan 2.
Kegiatan LCC Dokter Kecil dan KKR yang diselenggarakan pada hari Selasa (8/8/2023), bertempat di Gedung Ganesha dan SD Negeri 1 Purwanegara ini diikuti 55 peserta untuk tingkat SD/MI serta 17 peserta untuk tingkat SMP/ MTs se-Kecamatan Purwanegara.
Menurut Lusito, selaku Ketua Panitia Lomba LCC Kecamatan Purwanegara mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini supaya anak-anak memiliki kemampuan pengetahuan tentang bagaimana kesehatan di usia SD/MI, kemudian untuk Kader Kesehatan Remaja supaya anak-anak memahami tentang bagaimana caranya mengolah kesehatan bagi remaja.
Lomba yang berlangsung mulai pukul 07.30 ini masing-masing diambil enam besar yaitu: LCC Dokcil, Juara pertama SDN Kaliajir, juara kedua SDN 4 Karanganyar, juara ketiga SDN 3 Karanganyar, juara harapan 1 SDN 5 Purwanegara, juara harapan 2 SDN 1 Kaliajir, juara harapan 3 MIMa Kalipelus.
Sedangkan untuk LCC KKR, Juara pertama SMPN 1 Purwanegara, juara kedua MTs Raudlotut Tholibin, juara ketiga MTs Muhammadiyah Merden, juara harapan 1 SMPN 4 Purwanegara, juara harapan 2 MTs Muhammdiyah Merden, juara harapan 3 MTs Atthahiriyah Pucungbedug.
Selanjutnya dari enam besar, terpilih dua peserta yang mewakili Kecamatan Purwanegara untuk mengikuti lomba berikutnya ditingkat Kabupaten Banjarnegara yaitu KKR: Talita Atha Funisa(SMPN 1 Purwanegara) dan Zahro Rahmadani(MTs Raudlotut Tholibin), Dokcil: Fegi Fiansyah(SDN 2 Kaliajir dan Asyifa Ghika Puspaningtyas(SDN 4 Karanganyar).
Hasil sementara mengikuti lomba LCC Dokcil dan KKR tingkat kabupaten Banjarnegara yang berlangsung hari ini Rabu(30/8/23) siang tadi diperoleh bahwa perwakilan KKR dari kecamatan Purwanegara masuk 10 besar yaitu Talita Atha Funisa, meraih peringkat kedua dan Zahro Rahmadani, peringkat sepuluh.

Ternyata perjuangan Talita, siswi kelas 8 SMPN 1 Purwanegara yang meraih peringkat kedua ini belum selesai karena masih harus mempersiapkan diri masuk enam besar dan akan mengikuti tahap selanjutnya yaitu babak penyisihan LCC KKR yang diagendakan pada tanggal 6 September 2023 mendatang, semoga lancar dan bisa menjadi yang terbaik. Aamiin
Semoga setelah adanya lomba Dokter Kecil dan Kader Kesehatan Remaja ini, anak-anak terutama yang masih sekolah di SD/MI, SMP/MTs lebih termotivasi untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka.***
Siti Bariroh
]]>

BANYUMAS UPDATE.COM – MTs Muhammadiyah Merden, Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara mengadakan kegiatan Launching Gerakan Sodaqoh Sampah Dan Bank sampah pada hari Senin (21/7/2023) yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, maupun karyawan di lingkungan madrasah.
Kegiatan Launching gerakan Shodaqoh Sampah dan bank Sampah yang diprrogramkan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Purwanegara 2 Kabupaten Banjarnegara ini dalam rangka untuk mencipakan pola hidup bersih dan sehat khususnya di lingkungan madrasah.
Gerakan shodaqoh sampah dan bank sampah ini dilakukan oleh siswa, guru, maupun karyawan dengan cara memungut dan mengumpulkan botol-bptpl plastik bekas yang terbuang di jalan-jalan, tempat sampah atau lingkungan sekitar madrasah.
Gerakan Sodaqoh Sampah ini sejalan dengan salah satu materi dalam Masa Orientasi Siswa Madrasah (MATSAMA) yang tengah berlangsung di MTs Muhammadiyah Merden, diantaranya ada Pembiasaan Hidup Bersih Madrasah (PHBM).

Menurut Anwar Maarif, selaku Waka Urusan Kesiswaan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan pembelajaran pada seluruh siswa-siswi madrasah untuk peka terhadap lingkungan, bagaimana cara menjadi anak-anak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat serta menumbuhkan rasa empati.
Indikator PHBM di Madrasah yaitu merupakan langkah untuk mebudayakan siswa, guru, dan karyawan madrasah lainnya agar bisa dan mau melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam menciptakan madrasah yang sehat dan tamah lingkungan.
Anwar pun berharap semoga launching kali ini bukan akhir segalanya tapi ini menjadi pembiasaan siswa madrasah dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Perilaku yang ditumbuhkan dalam madrasah adalah perilaku hidup bersih madrasah.***
Siti Bariroh
]]>